Memuat berita terbaru...

​Sabtu Penentuan: Akankah Polrestabes Medan Biarkan Sabung Ayam 'Bonar' Beroperasi Tanpa Hambatan?

MEDAN — Taktik "tutup sementara" terbukti hanya menjadi jurus kosmetik bagi para mafia judi ketika terdesak oleh opini publik. Sempat menghentikan aktivitasnya sesaat setelah mendapat sorotan tajam dan viral di tengah masyarakat, arena judi sabung ayam berskala besar milik oknum 'Bonar' alias Hutapea di kawasan Jalan Turi Ujung, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, dikabarkan akan kembali beroperasi esok hari, Sabtu (20/6/2026).

Rencana pembukaan kembali arena yang telah eksis bertahun-tahun ini bukan lagi sekadar rutinitas ilegal biasa, melainkan manuver arogansi dari sindikat perjudian yang secara langsung menantang wibawa dan ketegasan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan.

Penutupan Kosmetik di Jantung Zona Pendidikan

Fakta bahwa pengelola berani merencanakan "pesta" perjudian kembali pada akhir pekan ini menunjukkan bahwa mereka menganggap hukum dapat dengan mudah diakali. Penutupan yang terjadi sebelumnya terbukti sekadar langkah reaktif untuk meredam gejolak sesaat, dengan asumsi bahwa aparat akan kembali lengah.

Manuver sindikat ini semakin melukai nurani publik karena lokasi perjudian tersebut berada tepat di jantung zona pendidikan dan pemerintahan—berdampingan dengan Kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), SD Parulian A, serta Kantor Lurah Sudirejo I. Membiarkan arena ini kembali menggeliat sama halnya dengan membiarkan generasi muda terpapar langsung oleh ekosistem premanisme.

Konfirmasi Redaksi Belum Dibalas, Publik Tetap Berharap Besar

Sebagai bentuk kontrol sosial dan perimbangan informasi, tim Redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada jajaran pimpinan Polrestabes Medan terkait keberanian pengelola judi sabung ayam 'Bonar' yang berencana buka kembali esok hari. Namun, hingga berita ini diturunkan, pesan konfirmasi dari Redaksi belum mendapatkan balasan dari pihak-pihak terkait, di antaranya:

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H.

Kasat Intelkam, Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H.

Kasat Reskrim, AKBP Adrian Risky Lubis, S.I.K., M.H.

Kanit Pidum Satreskrim, Iptu Muhammad Hafizullah.

Walaupun upaya konfirmasi Redaksi masih belum direspons dan para petinggi kepolisian sejauh ini terkesan bungkam, masyarakat menolak untuk pesimis. Publik tetap menaruh harapan besar bahwa keheningan aparat bukanlah bentuk pembiaran, melainkan jeda sebelum dilakukannya tindakan nyata dan terukur.

Masyarakat sangat berharap jargon "Polri Presisi" sungguh-sungguh dibuktikan di lapangan. Warga menuntut aparat tidak kalah gertak dan menunjukkan bahwa negara memiliki kekuatan absolut untuk menggulung cukong judi yang merasa kebal hukum.

Sabtu: Ujian Nyali bagi Polrestabes Medan

Esok hari, Sabtu (20/6/2026), akan menjadi panggung ujian bagi integritas dan nyali Polrestabes Medan. Masyarakat menanti dengan saksama: apakah pihak kepolisian akan menjawab harapan publik dengan turun tangan melakukan penggerebekan, memasang garis polisi (police line), dan menyeret pengelola ke ranah hukum?

Jika esok hari arena sabung ayam 'Bonar' dibiarkan kembali beroperasi tanpa hambatan, maka publik berhak menyimpulkan bahwa penegakan hukum di Medan Kota telah lumpuh di bawah bayang-bayang sindikat perjudian. Saatnya Polrestabes Medan bertindak tegas, sebelum kepercayaan masyarakat benar-benar runtuh.