Memuat berita terbaru...

Liputan Khusus: Membongkar Sosok 'Jackson Situmorang', Tangan Kanan 'Aseng Kayu' yang Disinyalir Oknum TNI Berdinas


BATU BARA
— Menyusul sorotan publik terhadap suburnya praktik perjudian toto gelap (togel) di Deli Serdang, jaringan yang diduga dikendalikan oleh pemodal besar berinisial 'Aseng Kayu' disinyalir terus melebarkan sayapnya. Terkini, kawasan Kabupaten Batu Bara, khususnya wilayah Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih, diduga kuat menjadi pusat operasi baru sindikat tersebut.

Praktik ilegal ini tidak hanya beroperasi secara masif, tetapi juga memunculkan dugaan yang lebih memprihatinkan: adanya keterlibatan oknum TNI yang disinyalir bertindak sebagai pengendali dan tameng pelindung di lapangan. Akibatnya, perputaran uang haram di kawasan Indra Pura ini seolah tak tersentuh oleh instrumen penegak hukum setempat.

Membongkar Sosok di Balik Nama 'Jackson Situmorang'

Fakta yang paling menyita perhatian publik adalah mencuatnya kembali nama 'Jackson Situmorang'—sosok yang sebelumnya juga santer disebut dalam operasi jaringan ini di Deli Serdang. Berdasarkan investigasi dan informasi yang dihimpun di lapangan, nama 'Jackson Situmorang' diduga kuat merupakan nama samaran (alias).

Penelusuran lebih lanjut mendapati tiga nama/sosok yang diduga menjadi motor penggerak sindikat 'Aseng Kayu' di wilayah Batu Bara:

  1. Kopral RHS (Diduga Kuat Menggunakan Alias Jackson Situmorang): Sosok ini menjadi sorotan utama. Di lapangan, ia dikenal luas dengan panggilan "Jackson Situmorang". Namun, sejumlah sumber mensinyalir bahwa identitas aslinya merujuk pada Kopral RHS, seorang oknum TNI yang diduga masih berdinas aktif di Kodim Simalungun. Kehadiran oknum berseragam yang disinyalir memegang kendali sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) Besar ini, diduga kuat menjadi alasan mengapa bisnis ilegal ini berani beroperasi secara terang-terangan dan menimbulkan kesan pembiaran dari penegak hukum.

  2. R alias Damanik: Disinyalir bertindak sebagai tangan kanan operasional. Sosok ini memegang peran krusial dalam mengatur sirkulasi setoran, mengawasi pergerakan para agen bawah (penulis), dan memastikan operasional sindikat berjalan sistematis.

  3. I (Ijol): Berperan sebagai terduga eksekutor lapangan yang bersentuhan langsung dengan jaringan di akar rumput. Sosok ini bertugas menjaga dominasi teritorial peredaran kupon judi di kawasan Indra Pura.

Ujian Integritas bagi Kodam I/Bukit Barisan dan Polda Sumut

Dugaan keterlibatan oknum TNI dalam pusaran judi togel ini jelas menjadi ujian berat bagi wibawa institusi militer dan kepolisian. Masyarakat di sekitar Tanah Tinggi mengaku resah dengan suburnya praktik ini, namun terpaksa menahan diri akibat adanya tekanan psikologis dari status oknum TNI yang diduga disandang oleh sang Korlap.

"Pantas saja terkesan tidak ada yang berani menggerebek, rupanya ada desas-desus oknum TNI aktif di belakangnya. Kami rakyat kecil ini hanya bisa berharap pimpinan TNI dan Polri tidak tutup mata melihat institusinya dimanfaatkan untuk membekingi judi," ungkap seorang tokoh masyarakat setempat yang identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Kondisi di Tanah Tinggi ini menuntut langkah konkret dari sinergitas penegak hukum. Publik menanti ketegasan Kapolda Sumatera Utara serta jajaran Polisi Militer (Pomdam I/Bukit Barisan dan Subdenpom terkait) untuk segera turun tangan melakukan verifikasi informasi dan operasi penindakan tegas.

Pembersihan ke dalam institusi negara dari oknum yang menyimpang, serta penangkapan terduga pemodal utama 'Aseng Kayu', akan menjadi pembuktian nyata bahwa supremasi hukum di negeri ini tidak bisa diintervensi oleh kekuatan modal sindikat perjudian mana pun.

Bungkam Saat Dikonfirmasi Redaksi

Guna memenuhi asas keberimbangan berita (cover both sides) sesuai Kode Etik Jurnalistik, redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi secara resmi kepada sejumlah pejabat tinggi Polri dan TNI terkait dugaan maraknya sindikat ini.

Adapun pihak-pihak yang telah dihubungi redaksi antara lain:

  • Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. (Kapolda Sumatera Utara)

  • Kompol Jama Kita Purba, S.H., M.H. (Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut)

  • Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa (Pangdam I/Bukit Barisan)

Namun, hingga berita ini diturunkan, ketiga perwira tinggi dan menengah tersebut belum bersedia membalas atau memberikan keterangan resmi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab seluas-luasnya dan menanti balasan konfirmasi dari pihak-pihak terkait agar informasi yang disajikan ke publik tetap berimbang, objektif, dan proporsional.

Catatan Redaksi: Pemberitaan ini merupakan lanjutan dari liputan investigasi sebelumnya di Deli Serdang dan disusun sebagai bentuk implementasi fungsi kontrol sosial media massa berdasarkan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Teks ditulis dengan menjunjung tinggi Asas Praduga Tak Bersalah (Presumption of Innocence). Redaksi terus berupaya melakukan konfirmasi dan tetap memberikan ruang Hak Jawab seluas-luasnya bagi nama-nama yang disebutkan maupun pihak penegak hukum (Polri/TNI) terkait, guna menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.